18 Desember 2009

Burung dan Semut


"Andai kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenarnya tawakkal, niscaya Ia akan memberi kalian rizqi sebagaimana Ia memberi rizqi pada burung yang berangkat pagi dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang." (HR. al-Tirmidzy)

Anda pasti pernah melihat seekor burung dalam hidup Anda...bagaimana Anda melihatnya ? Apakah Anda melihatnya tidur di atas pipi kanannya sembari memanjangkan kedua kakinya, lalu terlelap dalam tidur yang panjang ? Atau Anda melihatnya duduk berjaga melihat siapapun yang lewat, melihat apa yang mereka bawa, menghitung jumlah mereka...mungkin saja ada yang kasihan padanya hingga memberinya sepotong roti ?


Anda benar, burung itu tidak akan pernah diam di satu tempat, sejak matahari terbit hingga terbenam, Anda melihatnya pergi ke sana ke mari melintasi jagat luas ini, bertasbih mengagungkan Allah Ta'ala...mencari rizqi-Nya. Burung itu juga tidak mengatakan : hidup ini susah...kondisi terlalu berat...ah, saya benar-benar tidak beruntung seperti yang lainnya...atau keluhan lainnya.


Anda pun pasti pernah melihat seekor semut dalam hidup Anda...Apa Anda melihatnya duduk bersandar sembari meletakkan tangannya di pipi...menunggu orang yang memberinya makan ? Atau Anda melihatnya duduk menangis dan menyesali nasibnya yang tidak beruntung ? Tidak, Anda hanya melihatnya menarik dengan kuat sebongkah potongan roti yang seringkali lebih besar dari tubuhnya...ia jatuh dan gagal...namun ia mencobanya sekali lagi, sekali lagi, dan seterusnya...dan saat ia merasa tidak mampu, apakah Anda melihatnya duduk menangis dan melemparkan caci-maki pada orang yang meletakkan potongan roti yang terlalu besar untuk dibawanya ? "Uhh, mengapa ia tidak meletakkan potongan yang kecil saja ?" Atau Anda melihatnya berkata pada temannya : "Mengapa para semut tidak membantunya ? Mereka para semut itu memang jahat..."

Sekali lagi tidak, Anda tidak akan melihat atau mendengarkan itu, tapi yang Anda lihat selanjutnya adalah sang semut akan berusaha dengan cara lain, ia akan segera memanggil pasukan semut yang lain untuk membantunya membawa "amanah" yang berat itu ke tempat yang aman...


Itu pulalah yang dilakukan oleh semua hewan di bumi ini...mereka berusaha keras mencari sepotong kehidupan...dan itu juga merupakan arti kegigihan dari preneurship, sebagian kata dari ilmu Spiritualpreneurship.


Oleh karena itu, bekerja dan kerahkan segala kemampuan Anda, dan bertawakkal kepada Allah...
Jangan biarkan burung dan semut menjadi makhluk yang jauh lebih pintar dan berkualitas dari Anda...

NB: Jika anda suka artikel ini, silakan bagi ke teman FACEBOOK anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini! Terimakasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar